Lokomotif BB305 CFD: Sejarah, Spesifikasi & Operasional
Lokomotif BB305 CFD yang digunakan untuk layanan kereta api di Indonesia.
Quick Answer
Lokomotif BB305 CFD adalah lokomotif diesel hidrolik berdaya 1.550 HP yang diproduksi oleh China First Diesel Locomotive Works (CFD) untuk operasional perkeretaapian di Indonesia. Lokomotif ini menggunakan mesin MTU 12V652 TB11 yang dipadukan dengan transmisi hidrolik Voith, memiliki berat operasi sekitar 52 ton, dan mampu mencapai kecepatan maksimum 120 km/jam. BB305 CFD dirancang untuk memberikan tenaga besar dengan efisiensi tinggi pada jalur non-elektrifikasi.
Di antara berbagai lokomotif diesel yang pernah beroperasi di Indonesia, BB305 CFD merupakan salah satu lokomotif hidrolik yang memiliki karakteristik berbeda dibanding keluarga BB lainnya. Dengan tenaga mesin yang besar serta penggunaan sistem transmisi hidrolik Voith, lokomotif ini dirancang untuk menghasilkan akselerasi yang halus sekaligus mampu menarik rangkaian kereta pada berbagai kondisi lintasan.
Nama CFD sendiri merujuk pada China First Diesel Locomotive Works, pabrikan asal Tiongkok yang memproduksi lokomotif ini. Kehadirannya menjadi bagian dari pengembangan armada lokomotif diesel modern yang mengutamakan keandalan, efisiensi operasi, serta kemudahan perawatan.
Artikel ini membahas sejarah pengembangan, spesifikasi teknis, teknologi yang digunakan, hingga operasional Lokomotif BB305 CFD di Indonesia. Di bagian akhir juga disajikan perbandingan singkat dengan BB305 Jenbach, yang meskipun memiliki kode kelas serupa, merupakan lokomotif dengan desain dan fungsi yang berbeda.
Sejarah Lokomotif BB305 CFD
Lokomotif BB305 CFD merupakan salah satu lokomotif diesel hidrolik yang pernah digunakan dalam operasional perkeretaapian di Indonesia. Lokomotif ini diproduksi oleh China First Diesel Locomotive Works (CFD) dengan menggabungkan mesin diesel MTU dan sistem transmisi hidrolik Voith. Kombinasi tersebut memberikan tenaga besar sekaligus akselerasi yang halus untuk berbagai kebutuhan operasional di jalur non-elektrifikasi.
Dibandingkan lokomotif langsir seperti BB305 Jenbach, BB305 CFD memiliki dimensi lebih besar, tenaga mesin jauh lebih tinggi, serta dirancang untuk menangani perjalanan dengan kecepatan dan beban yang lebih besar.
Karakteristik Operasional BB305 CFD
Dengan tenaga mesin sebesar 1.550 HP, BB305 CFD menawarkan kombinasi tenaga, efisiensi, dan keandalan untuk layanan kereta api pada jalur non-elektrifikasi. Penggunaan transmisi hidrolik Voith membantu menghasilkan perpindahan tenaga yang lebih halus, sementara kapasitas bahan bakar sebesar 2.900 liter memungkinkan lokomotif beroperasi dalam waktu yang relatif lama tanpa pengisian ulang.
Karakteristik tersebut menjadikan BB305 CFD berbeda dengan lokomotif BB305 Jenbach yang lebih difokuskan sebagai lokomotif langsir berdaya rendah.
Spesifikasi Teknis Lokomotif BB305 CFD
Berikut adalah spesifikasi teknis Lokomotif BB305 CFD yang mencakup dimensi, berat, sistem penggerak, performa, kapasitas tangki, dan sistem pendukung lainnya. Data ini memberikan gambaran mengenai karakteristik teknis lokomotif diesel hidrolik BB305 CFD yang digunakan di Indonesia.
Dimensi
1 Lebar sepur (track gauge) 1067 mm2 Panjang body -
3 Jarak antara alat perangkai 12780 mm
4 Lebar badan (body) 2870 mm
5 Tinggi maksimum 3500 mm
6 Jarak gandar 2200 mm
7 Jarak antar pivot 6000 mm
8 Diameter roda penggerak 914 mm
9 Diameter roda idle -
10 Tinggi alat perangkai 770 mm
Berat
1 Berat kosong 48 ton2 Berat siap 52 ton
3 Berat adhesi 52 ton
Mesin Diesel
1 Tipe MTU 12 V 652 TB 112 Jenis 4 langkah, turbocharger
3 Daya mesin 1550 HP
4 Daya ke generator/converter 1410 HP
Motor Traksi dan Transmisi
1 Jumlah motor traksi 12 Tipe motor Voith L 720 r U 2
Performa
1 Kecepatan maksimum 120 km/jam2 Gaya tarik maksimum (adhesi) 10920 kgf
3 Kecepatan minimum kontinyu 20 km/jam
4 Jari-jari lengkung minimum 80 m
Kapasitas
1 Bahan bakar 2900 liter2 Minyak pelumas 165 liter
3 Air pendingin 750 liter
4 Pasir 100 liter
5 Minyak transmisi 350 liter
Sistem Pendukung
1 Sistem rem Udara tekan dan rem parkir2 Tipe kompresor 243 VC 78 ```html
FAQ Lokomotif BB305 CFD
Apa itu Lokomotif BB305 CFD?
Lokomotif BB305 CFD adalah lokomotif diesel hidrolik yang diproduksi oleh China First Diesel Locomotive Works (CFD) untuk operasional perkeretaapian di Indonesia. Lokomotif ini menggunakan mesin MTU dan sistem transmisi hidrolik Voith sehingga mampu menghasilkan tenaga besar dengan pengoperasian yang halus.
Berapa tenaga mesin Lokomotif BB305 CFD?
BB305 CFD dibekali mesin diesel MTU 12V652 TB11 dengan daya maksimum 1.550 HP. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi hidrolik Voith untuk mendukung berbagai kebutuhan operasional kereta api.
Berapa kecepatan maksimum BB305 CFD?
Lokomotif BB305 CFD memiliki kecepatan maksimum hingga 120 km/jam. Selain itu, lokomotif ini memiliki gaya tarik maksimum sebesar 10.920 kgf dan mampu beroperasi pada jari-jari tikungan minimum 80 meter.
Apa perbedaan BB305 CFD dan BB305 Jenbach?
Meskipun sama-sama menggunakan kode kelas BB305, keduanya merupakan lokomotif yang berbeda. BB305 CFD merupakan lokomotif diesel hidrolik berdaya 1.550 HP yang dirancang untuk operasional utama, sedangkan BB305 Jenbach adalah lokomotif langsir dengan tenaga sekitar 335 HP dan dimensi yang lebih kecil.
Apakah BB305 CFD masih beroperasi?
Status operasional BB305 CFD dapat berubah sesuai kebijakan operator dan perkembangan armada lokomotif di Indonesia. Namun, lokomotif ini tetap menjadi bagian penting dalam sejarah perkembangan lokomotif diesel hidrolik di Indonesia dan masih banyak dijadikan referensi oleh pecinta maupun peneliti perkeretaapian.
Kesimpulan
Lokomotif BB305 CFD merupakan salah satu lokomotif diesel hidrolik yang memperkaya perkembangan armada perkeretaapian Indonesia. Dengan mesin MTU berdaya 1.550 HP, transmisi hidrolik Voith, serta kecepatan maksimum 120 km/jam, lokomotif ini dirancang untuk memberikan kombinasi tenaga, efisiensi, dan keandalan dalam berbagai kondisi operasi. Spesifikasi tersebut menjadikan BB305 CFD sebagai salah satu lokomotif yang memiliki karakteristik berbeda dibandingkan seri BB lainnya.
Walaupun memiliki kode kelas yang sama dengan BB305 Jenbach, kedua lokomotif tersebut merupakan desain yang berbeda baik dari sisi tenaga, ukuran, maupun fungsi operasional. Memahami perbedaan tersebut membantu memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai evolusi lokomotif diesel di Indonesia serta perkembangan teknologi yang digunakan dalam mendukung layanan kereta api nasional.
1 comment
You cannot reply to comments if the comment location is not embedded