200+ Singkatan Istilah Kereta Api yang Sering Digunakan di Indonesia
Dunia perkeretaapian Indonesia memiliki ratusan singkatan yang digunakan dalam operasional sehari-hari. Mulai dari PPKA, PJL, KRL, KRDE, hingga Gapeka, setiap singkatan memiliki arti dan fungsi tersendiri dalam sistem transportasi kereta api.
Bagi railfan, calon pegawai, maupun penumpang yang ingin memahami dunia kereta api lebih dalam, mengetahui arti singkatan-singkatan tersebut akan memudahkan dalam memahami komunikasi, dokumen operasional, dan istilah teknis yang digunakan PT Kereta Api Indonesia maupun operator kereta lainnya.
Quick Answer
Singkatan kereta api Indonesia digunakan untuk menyederhanakan komunikasi operasional, teknis, dan organisasi. Beberapa yang paling sering digunakan adalah PPKA (Pengatur Perjalanan Kereta Api), PJL (Petugas Jaga Lintasan), KRL (Kereta Rel Listrik), KRD (Kereta Rel Diesel), KRDE (Kereta Rel Diesel Elektrik), dan Gapeka (Grafik Perjalanan Kereta Api).
Mencari daftar yang lebih lengkap dan terstruktur? Lihat juga artikel 200+ Singkatan Istilah Kereta Api Indonesia Lengkap.
Singkatan Kereta Api yang Paling Sering Digunakan
| Singkatan | Arti |
|---|---|
| PPKA | Pengatur Perjalanan Kereta Api |
| PJL | Petugas Jaga Lintasan |
| KRL | Kereta Rel Listrik |
| KRD | Kereta Rel Diesel |
| KRDE | Kereta Rel Diesel Elektrik |
| Gapeka | Grafik Perjalanan Kereta Api |
| KLB | Kereta Luar Biasa |
| KAIS | Kereta Api Inspeksi |
Mengapa Banyak Singkatan Digunakan di Dunia Kereta Api?
Operasional kereta api melibatkan banyak petugas, dokumen, peralatan, dan prosedur teknis. Untuk mempercepat komunikasi dan menghindari kesalahan, digunakan berbagai singkatan yang telah menjadi standar dalam dunia perkeretaapian Indonesia.
Sebagian singkatan berasal dari bahasa Indonesia, sementara beberapa lainnya merupakan warisan istilah Belanda maupun bahasa Inggris yang masih digunakan hingga saat ini.
AB = Air Brake
Abar = Rem
Aspan = As Panas
B = Bagasi
BC = ka Barang Cepat (bisa juga disingkat KABAT)
BP = Bagasi + Power
BH = Bangunan Hikmat (jembatan)
BH = Berjalan Hati-Hati (form)
BK = Berat Kosong
BLB = Berhenti Luar Biasa
BSS = Berjalan Sepur Salah (form)
BV = BanVak
BY = Balai Yasa
DE = Diesel Elektrik
DK = Kepala Distrik Jalan dan Bangunan
DT = Dobel Traksi (?)
DH = Diesel Hidraulik
DC = Daily Check Up
DMU = Diesel Multiple Unit
DAO = Dipo Angkutan Operasional (?)
DirTek = Direktur Teknik
DirOp = Direktur Operasional
DirBangUs = Direktur Pengembangan Usaha
DirPum = Direktur Personalia dan Umum
DirKeu = Direktur Keuangan
EMU = Electric Multiple Unit
Gapeka = Grafik Perjalanan Kereta Api
H = Habis
HSD = High Speed Diesel
JPJ = Juru Pemeriksa/Penilik Jalan
JRA = Juru Api
JRR = Juru Langsir, Juru Rem Rangkai
JRS = Juru Rumah Sinyal
KaDaOp = Kepala Daerah Operasi
KaDiv = Kepala Divisi
KaDivRe = Kepala Divisi Regional
KaUr = Kepala Urusan
KaSi = Kepala Seksi
KaSubSi = Kepala Sub Seksi
KAP = Kereta Api Penolong (form)
KAIS = Kerata Api Inspeksi
KABUS = bukan singkatan (adalah gerbong terakhir yg digunakan pada rangkaian KA Barang, digunakan utk tempat PLKA / KP dengan ukuran sebesar kontainer 20 feet.
Kasus = Karcis Khusus
KBD = Kartu Bukti Diri / Kartu Bulanan Dinas (yang jelas bukan Kagak Bawa Duit)
KRD = Kereta Rel Diesel
KRDE = Kereta Rel Diesel Elektrik (Buatan Indonesia)
KRDI = Kereta Rel Diesel Indonesia (Buatan Indonesia)
KRL = Kereta Rel Listrik
KRLI = Kereta Rel Listrik Indonesia (Buatan Indonesia)
KDG = Kepala Dipo Gerbong
KDK = Kepala Dipo Kereta
KDT = Kepala Dipo Traksi
KLB = Kereta Luar Biasa
KP = Kondektur Pemimpin
KS = Kepala Setasiun
KSB = Kepala Stasiun Besar
KMP = Kereta Makan + Power
KKW = Kereta Ketel + Westinghouse (rem angin ?)
KR = Kepala Ruas
KT = Kereta Tidur
KN = Kepala Divisi Niaga
Lapka = Laporan Kereta Api
LGS = langsir (kt kerja), langsiran (kt benda)
LHM = Laporan Harian Masinis
LokPen = Lokomotif Penolong / Pendukung (?)
Lokpd = Lokomotif Pendorong
LPT = Lok Pengganti
MALKA = Maklumat Perjalanan Kereta Api (Berlaku selama jangka waktu yang ditetapkan)
Mas = Masinis
M = Makan (Kereta Makan) / bila disambungkan dengan huruf lain seperti KM, bila berdiri sendiri M = KOMPARTEMEN (RALAT)
MC = Motorized Car / Monthly Check Up
MD = Mesin Diesel / Motor Diesel (RALAT)
MD = Mulai Djalan, Mulai Dioperasikan
MG = Main Generator
MS = Perintah Melalui Sinyal Tidak AMan (Perintah MS - Form)
NKV = Kepala Sub Divisi Pembukuan Niaga
PAP = Pengawas Peron
PC = Power Car
PJ = Penilik Jalan
PJL = Perlintasan JaLan (?)
PPK = Pemberitahuan tentang Perjalanan Kereta Api (Berlaku selama 1 bulan)
PK = Pusat Kendali (Pusat Komunikasi)
PKST = Pekerja Stasiun
PL = Peritiwa Luar Biasa
PLKA = Pelayan Kereta Api (maksudnya : teknisi)
PLH = Peristiwa Luar-biasa Hebat
PLB = Perjalanan Luar Biasa
PPKA = Pengatur / Pemimpin Perjalanan Kereta Api
Perka = Perjalanan Kereta Api
PTP = Pemberitahuan Tentang Persilangan
PUK = Pengawas Urusan Kereta
PLKA = Pelayan Kereta Api
PA = Pemeriksaan Akhir
PA YAD = Pemeriksaan Akhir Yang Akan Datang
PRAMI = Pramugari
PRAMA = Pramugara
POLSUSKA = POLisis kuSUS Kereta Api
R = Rebuilt
R = Reglemen
RH = Rehabilitasi (ex konservasi)
RM = Rencana Muatan
RinJa = Rintangan Jalan
S = Semboyan
SAP = Surat Angkutan Percuma
SK = Kepala Seksi Jalan dan Bangunan
SKAB = sistem kereta api blok
SINTELIS = Sinyal Telekomunikasi dan Listrik
SINTEL = Sinyal Telekomunikasi
SETK = Selubung Engkol Tekanan Kelebihan
T = Tabel
TasPat = Pembatasan Kecepatan
TC = Trailing Car / Traction Car (?)
TS = Tegangan Statis / Train Set (?)
TEM = Telegram Maklumat (Berlaku selama 1 hari)
TELIS = TELekomunikasi dan LIStrik
Wasi = Pengawas Seksi
WasTek = Pengawas Teknik
FAQ
Apa arti PPKA?
PPKA adalah Pengatur Perjalanan Kereta Api, petugas yang mengatur dan memimpin perjalanan kereta api di stasiun.
Apa arti PJL?
PJL adalah Petugas Jaga Lintasan yang bertugas menjaga keselamatan di perlintasan sebidang.
Apa itu Gapeka?
Gapeka adalah Grafik Perjalanan Kereta Api yang menjadi dasar pengaturan jadwal perjalanan kereta.
Apa perbedaan KRD dan KRDE?
KRD adalah Kereta Rel Diesel, sedangkan KRDE adalah Kereta Rel Diesel Elektrik.
Mengapa banyak istilah kereta api berasal dari bahasa Belanda?
Karena sistem perkeretaapian Indonesia berkembang dari jaringan yang dibangun pada masa kolonial Belanda.
Kesimpulan
Singkatan merupakan bagian penting dari komunikasi dan operasional perkeretaapian Indonesia. Memahami arti singkatan seperti PPKA, PJL, KRL, KRD, KRDE, hingga Gapeka akan membantu penumpang, railfan, maupun calon pekerja kereta api memahami dunia perkeretaapian dengan lebih baik.
Daftar singkatan ini akan terus berkembang mengikuti perubahan teknologi, organisasi, dan operasional kereta api di Indonesia.

23 comments
You cannot reply to comments if the comment location is not embedded
SAGW,SBGW (kelas executive Bima)
AW, BW, CW (Kereta penumpang K1, K2, K3)
DW (Kereta bagasi)
DPW, DPPW.
Sekalian istilah dan rambu2 perkeretaapian di Indonesia.
Trims, +++Iwan
http://ka-thok.blogspot.com/
Punyanya om Purwo.
Kalau di pesawat terbang kan ada istilah pax step.
Terima kasih.